Presiden Sematkan Bintang Mahaputra Adipradana kepada Sejumlah Menteri

Sejumlah pejabat negara dan mantan pejabat negara penerima Tanda Kehormatan RI Bintang Mahaputera dan Bintang Jasa mengikuti acara penganugerahan yang diserahkan oleh Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/10). (sumber: Antara/Widodo S.Jusuf)

Sejumlah pejabat negara dan mantan pejabat negara penerima Tanda Kehormatan RI Bintang Mahaputera dan Bintang Jasa mengikuti acara penganugerahan yang diserahkan oleh Presiden Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/10). (sumber: Antara/Widodo S.Jusuf)

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Wapres Boediono menyematkan Bintang Mahaputra Adipradana kepada Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II Muhamad Lutfi.

Penganugerahan penghargaan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 89/TK/Tahun 2014 itu dilakukan dalam suatu upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/10).

Pada kesempatan itu, SBY juga menganugerahkan penghargaan serupa kepada sejumlah menteri KIB II lainnya, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Tjitjip Sutarjo, dan, Menkumham Amir Sjamsuddin.

Selanjutnya, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, Menkeu Chatib Basri, Menpora Roy Suryo, Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Marciano Norman), dan Gubernur Lemhanas Budi Susilo Supandji.
Para penerima lainnya adalah Menteri Luar Negeri periode 1999-2001, Alwi Shihab, mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil, mantan Dubes RI untuk Rusia Andung NitiMiharja (almarhum).

Selain itu, penerima Bintang Mahaputra Adipradana di kalangan menteri KIB I, di antaranya, Taufik Efendi, Yusril Ihza Mahendra, Mardianto, Hamid Awaluddin, Andi Matalatta, Yusuf Anwar, Syaifullah Yusuf, Lukman Edi, Sugiharto, Erman Supandji Kemenaketrans, Jusman Safii, Patrialis Akbar, Daning Sahedi Saleh

Fadel Muhamad, Suharna Surapranata, mantan Kepala BIN Mayjen TNI (Purn) Syamsir Siregar, dan mantan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh.

Sumber : beritasatu.com

Posted on October 13, 2014 .