Ini kata Alwi Shihab Soal Kartun Nabi Muhammad

AKARTA - Tiga pria bersenjata masuk ke dalam kantor redaksi majalah satire Charlie Hebdo, Rabu (7/1). Para pelaku memanggil nama awak media majalah tersebut satu per satu sebelum akhirnya menembak mati mereka.

Serangan itu diyakini sebagai aksi balasan terhadap pemuatan kartun oleh majalah tersebut yang menghina Nabi Muhammad. Akibat karikatur itu, aksi pengecaman datang dari berbagai penjuru dunia khususnya dari negara-negara mayoritas umat muslim.

Tak hanya sampai di situ, kantor Charlie Hebdo pada tahun 2011 pernah dibakar setelah majalah berisi sindiran itu membuat edisi dengan sampul berslogan "100 cambukan jika kamu tidak mati tertawa".

Terkait penentangan umat Islam atas pemuatan karikatur Nabi Muhammad, mantan Menteri Luar Negeri sekaligus alumnus Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, Alwi Shihab mempunyai alasan tersendiri.

"Ulama Azhar Mesir melarang menggambar karikatur Nabi dgn alasan khawatir terlecehkan dgn digunakan sebagai pembungkus bahan yg kotor/najis," tulis Alwi dalam akun twitternya, @ShihabAlwi, Minggu (11/1).

Lantas, adik kandung Quraish Shihab itu mengungkapkan dalih larangan tersebut yang bisa berujung pada sikap pengkultusan atau penghormatan secara berlebihan.

"Alasan utama larangan terhadap gambar Nabi Muhammad SAW, adalah kekhawatiran dikultuskan sampai ke tingkat di atas manusia (Tuhan)."

"Dalam istilah agama: saddan lil zarai' (larangan atas dasar pencegahan terjerumus ke hal yang menimbukan dosa)." (cr-04)

- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/01/ini-kata-alwi-shihab-soal-kartun-nabi-muhammad.html#sthash.n0ZI6Ay7.dpuf

Posted on March 31, 2015 .